31 Oktober 2026
Juga diterbitkan dalam Português (Brasil), 한국어, 中文, Italiano, ไทย, Türkçe
Sparebank 1 Menutup Pusat Layanan Pelanggan Bersama dan Memengaruhi 113 Karyawan
Dewan direksi Sparebank 1 Utvikling telah mengambil keputusan resmi untuk membubarkan perusahaan yang mengelola pusat layanan pelanggan bersama bagi seluruh grup perbankan tersebut, sebuah langkah yang akan berdampak langsung pada 113 karyawan tetap yang saat ini bekerja di fasilitas tersebut di Stavanger. Keputusan ini berarti bahwa seluruh staf yang bertugas di pusat layanan tersebut akan kehilangan pekerjaan mereka sebagai akibat langsung dari penutupan operasional entitas tersebut.
Alasan utama di balik keputusan strategis ini adalah pergeseran signifikan dalam perilaku nasabah, di mana semakin banyak pertanyaan dan kebutuhan layanan diselesaikan melalui saluran digital, sehingga menyebabkan penurunan volume lalu lintas kontak ke pusat layanan fisik. Pimpinan bank menyatakan bahwa kebutuhan dan kerangka kerja untuk layanan tersebut telah berubah seiring waktu, menjadikan struktur operasional saat ini tidak lagi sesuai dengan tuntutan strategis grup. Operasional pusat layanan akan terus berjalan seperti biasa hingga tanggal 1 Januari 2027, sebelum memasuki masa transisi hingga 1 Maret 2027 di mana panggilan akan dialihkan secara bertahap ke bank-bank lokal masing-masing.
Serikat pekerja Finansforbundet menyampaikan kritik tajam terhadap proses pengambilan keputusan ini, dengan advokat mereka menyatakan bahwa keputusan diambil tanpa melibatkan perwakilan karyawan sejak awal, sebuah tindakan yang mereka nilai sebagai tidak bijaksana dan sangat layak dikritik. Meskipun demikian, perwakilan karyawan mengakui bahwa negosiasi yang kemudian dilakukan telah menghasilkan perjanjian pemutusan hubungan kerja yang lebih baik dibandingkan proposal awal dari manajemen, meskipun mereka masih berharap hasil akhir bisa lebih menguntungkan lagi bagi para anggota serikat yang terdampak. Proses negosiasi tersebut digambarkan sebagai suatu tahapan yang menantang bagi semua pihak yang terlibat dalam diskusi.
Manajemen bank mengakui bahwa diskusi dengan perwakilan karyawan memang berlangsung sulit, namun mereka menekankan bahwa solusi yang dicapai melalui perundingan tersebut lebih unggul daripada usulan semula. Pihak bank juga secara khusus membantah spekulasi bahwa pengurangan tenaga kerja ini berkaitan langsung dengan penerapan teknologi kecerdasan buatan, melainkan menegaskan bahwa pembubaran ini merupakan hasil dari penilaian strategis menyeluruh dan bukan disebabkan oleh satu teknologi tunggal. Fokus utama manajemen saat ini adalah menangani proses pembubaran secara bertanggung jawab, tertib, dan penuh hormat sambil memastikan informasi serta pendampingan yang memadai bagi karyawan yang terdampak.
E24 melaporkan berita ini setelah mengonfirmasi fakta-fakta terkait dampaknya terhadap tenaga kerja dan pernyataan resmi dari berbagai pihak yang terlibat. Aliansi Sparebank 1 secara keseluruhan mempekerjakan sekitar 7.500 orang, di mana kira-kira 1.200 di antaranya berafiliasi dengan Sparebank 1 Gruppen, Sparebank Utvikling, dan perusahaan anak lainnya, menjadikan penutupan ini sebagai peristiwa signifikan dalam struktur ketenagakerjaan grup tersebut.