Pendanaan · 20 September 2026

Juga diterbitkan dalam 日本語, العربية, हिन्दी

Skalar Menyediakan Solusi Alternatif Fintech untuk Finansiasi Biaya Pendapatan Perusahaan

a group of people sitting around a wooden table
CoWomen / Unsplash

Skalar, perusahaan fintech berbasis New York, meluncurkan model pembiayaan baru yang menawarkan alternatif kepada venture debt bagi startup dalam menutup celah biaya pendapatan perusahaan. Model ini mengajarkan dana secara langsung ke perusahaan untuk mengembangkan inisiatif pemasaran dan penjualan, lalu mengambil kembali dana tersebut dari pendapatan yang dihasilkan oleh pelanggan yang didapat.

Finansiasi ini tidak memerlukan pengalihan ekuitas atau pembayaran pada jadwal tetap. Jika pendapatan dari pelanggan yang didukung tidak mencukupi, Skalar menyerap kerugian tersebut. Deal rata-rata menuntut pengembalian sekitar 1,1x jumlah dana yang disalurkan.

Sebagai contoh, jika perusahaan mengeluarkan 10 dolar untuk memperoleh satu pelanggan yang diharapkan menghasilkan 1 dolar per bulan selama 30 bulan, Skalar menyediakan 10 dolar dan mengumpulkan 11 dolar pertama yang dihasilkan pelanggan tersebut. Setelah mencapai batas pengembalian, perusahaan tetap mengpertahankan pendapatan selanjutnya.

Jika pelanggan membatalkan layanan setelah delapan bulan, Skalar hanya mengumpulkan 8 dolar dan menanggung sisa. Repayment berlangsung sesuai dengan arus pendapatan, sehingga tidak ada tenggat waktu pembayaran yang kaku.

Skalar membedakan diri dari venture debt dan revenue-based financing. Venture debt biasanya menuntut pembayaran dengan bunga tinggi, sedangkan model Skalar mengurangi risiko cash crunch dengan menunda pembayaran hingga pendapatan muncul.

Perusahaan menilai risiko dengan menganalisis data transaksi, seperti biaya akuisisi pelanggan, durasi pelanggan, dan pendapatan yang dihasilkan. Skalar hanya bekerja sama dengan perusahaan yang menghabiskan 100.000 hingga 3 juta dolar per bulan untuk akuisisi pelanggan dan memiliki catatan konsisten menghasilkan pendapatan lebih tinggi daripada biaya akuisisi.

Saat ini, Skalar bekerja sama dengan tujuh perusahaan, termasuk empat atau lima di Amerika Latin, serta bisnis di Amerika Serikat. Target awal hanya 15 perusahaan per tahun.

Skalar tidak mengambil hak atas aset perusahaan dalam kasus default, dan tidak memaksa pembayaran yang harus mempertahankan keseimbangan keuangan tertentu. Namun, pendekatan ini masih berisiko bagi startup, terutama jika hasil tidak mencapai target pendapatan yang ditetapkan.

Model ini menarik karena mengabsorpsi sebagian besar risiko bawah, namun tetap mengharuskan perusahaan menilai potensi keuntungan dan risiko yang terkait.

Dilaporkan oleh Crunchbase News.