Produk · 27 Agustus 2026

Juga diterbitkan dalam Svenska, Türkçe, Norsk

Teknologi Bio Surya: Ilmuwan Kembangkan Panel Surya yang Memanfaatkan Fotosintesis Tanaman

A person using a stylus on a tablet displaying wireframe sketches on a wooden desk
Alvaro Reyes / Unsplash

Sebuah teknologi baru bernama bio surya dikabarkan tengah dikembangkan untuk memanfaatkan fotosintesis tanaman guna menghasilkan listrik. Menurut Amar Ujala Tech, para peneliti sedang menjajaki cara memanfaatkan proses alami ini sebagai sumber energi alternatif yang lebih efisien.

Teknologi bio surya didasarkan pada prinsip fotosintesis, yaitu proses di mana tanaman mengubah energi matahari menjadi energi kimia. Para ilmuwan berupaya menangkap elektron yang dihasilkan selama fotosintesis untuk diubah menjadi listrik. Dengan menggunakan sel bahan bakar mikroba tanaman, elektron yang dilepaskan oleh tanaman dapat dikumpulkan melalui elektroda dan dimanfaatkan sebagai sumber daya.

Para peneliti juga tengah mengembangkan sistem fotovoltaik hibrida yang menggabungkan teknologi surya konvensional dengan proses biologis. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi panel surya dengan memanfaatkan kemampuan tanaman dalam menyerap dan mengelola cahaya matahari. Keunggulan utama teknologi ini adalah potensi untuk menghasilkan lebih banyak listrik dalam ruang yang lebih kecil.

Meskipun prospeknya menjanjikan, teknologi bio surya saat ini masih dalam tahap pengujian. Para ilmuwan masih meneliti aspek biaya, pemeliharaan, daya tahan, dan kapasitas produksi listrik sebelum teknologi ini siap digunakan secara luas. Oleh karena itu, teknologi ini belum dapat dianggap sebagai pengganti langsung panel surya konvensional dalam waktu dekat.