27 Agustus 2026
Juga diterbitkan dalam Italiano, Français, Svenska
Apple memberhentikan sekitar 200 karyawan dalam upaya restrukturisasi
Apple memberhentikan sekitar 200 karyawan dari berbagai departemen dalam langkah restrukturisasi yang dilaporkan. Menurut sumber yang dikutip oleh Bloomberg melalui wartawan Mark Gurman, karyawan yang terkena dampak berasal dari departemen yang menangani Vision Pro, Siri, serta kelompok rekayasa perangkat lunak. Pemberhentian ini dinilai mengejutkan karena Apple jarang melakukan pemutusan hubungan kerja berskala besar.
Menurut pernyataan resmi perusahaan, keputusan ini diambil untuk meningkatkan model bisnis guna memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Apple juga menegaskan bahwa akan ada peran baru yang diciptakan, meskipun sebagian besar posisi yang ada saat ini akan terpengaruh secara langsung. Perusahaan menyatakan akan memberikan dukungan kepada karyawan yang terkena dampak, termasuk kesempatan untuk melamar posisi internal lainnya.
Sekitar 100 karyawan yang diberhentikan berasal dari departemen Vision Pro. Apple dilaporkan menutup sebagian besar tim pengembangan permainan untuk perangkat tersebut dan juga mengurangi departemen yang memproduksi konten video khusus Vision Pro. Ke depannya, Apple berencana untuk lebih mendorong produsen konten pihak ketiga.
Pemutusan hubungan kerja lainnya, sekitar 100 posisi, terjadi di tim Siri dan rekayasa perangkat lunak. Alasan utama di balik perubahan ini adalah peluncuran "Siri AI" yang didukung oleh arsitektur teknis yang sepenuhnya diperbarui. Karena kebutuhan keahlian rekayasa yang baru, Apple memutuskan untuk menghapus beberapa posisi lama dan mengalokasikan sumber daya untuk mendukung Siri yang telah diperbarui serta membuka posisi baru yang relevan.
Menurut Webtekno, perusahaan menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kinerja optimal dan inovasi berkelanjutan.