Ekspansi · 30 Oktober 2026
Juga diterbitkan dalam Português (Brasil), 日本語, ไทย, हिन्दी
Sucker Punch Productions Memecat 24 Karyawan Meskipun Penjualan Game Tinggi
Sucker Punch Productions, sebuah studio game yang beroperasi di bawah PlayStation Studios milik Sony, telah memberhentikan 24 karyawannya. Keputusan pemutusan hubungan kerja ini diambil setelah perusahaan melakukan evaluasi ulang terhadap kebutuhan personel untuk proyek mendatang.
Aftermath melaporkan bahwa pemecatan yang terjadi pada hari Senin tersebut mencakup berbagai departemen yang berbeda di dalam studio. Jumlah total staf di Sucker Punch tidak diketahui secara pasti, namun diperkirakan ada sekitar 200 orang yang bekerja di sana. Langkah ini juga menarik perhatian karena dilakukan sesaat sebelum Sony mengumumkan hasil keuangan kuartalan terbarunya.
Dalam komunikasi internal perusahaan, manajemen Sucker Punch menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan tantangan pasar dengan cermat dan meninjau struktur tim yang diperlukan untuk proyek berikutnya. Peninjauan tersebut menyebabkan penghapusan beberapa posisi di seluruh studio. Pihak manajemen menekankan bahwa keputusan ini tidak mudah dan mereka berupaya memberikan dukungan sebanyak mungkin kepada karyawan yang terdampak selama masa transisi. Informasi lebih rinci mengenai masa depan studio dijadwalkan akan dibagikan kepada karyawan pada minggu depan.
Pemutusan hubungan kerja ini terjadi meskipun studio baru saja meraih kesuksesan komersial. Game Ghost of Yōtei, yang dirilis untuk PlayStation 5 pada Oktober 2025, berhasil menjual 3,3 juta kopi pada bulan pertamanya. Selain itu, studio baru saja merilis konten ekspansi beberapa minggu lalu yang mendapat respons positif dari para pemain. Namun, pengurangan jumlah staf tetap dipilih saat memasuki proses transisi ke proyek baru. Belum ada informasi rinci mengenai peran spesifik apa saja yang terdampak atau apakah hal ini akan mengubah jadwal proyek selanjutnya.
Kondisi ini mencerminkan penyusutan yang lebih luas di industri video game. Sebagai perbandingan, Electronic Arts baru-baru ini menutup studio BioWare dan memberhentikan sekitar 400 orang. Sementara itu, unit game Microsoft, Xbox, mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 3.200 karyawan dalam periode 12 bulan sejak Juli, dengan 268 orang telah diberhentikan pada September. Selain itu, studio Arkane milik Microsoft juga menghadapi ketidakpastian masa depan, di mana Microsoft sedang mengevaluasi berbagai opsi termasuk mencari mitra yang dapat mendukung pengembangan studio tersebut.
Dilaporkan oleh Teknoblog.