Produk · 1 September 2026

Juga diterbitkan dalam Italiano, Русский, עברית

Neuriko meluncurkan platforma pendidikan digital inklusif untuk anak-anak dalam spektrum autisme

person sitting beside table
Ant Rozetsky / Unsplash

Platforma pendidikan digital Neuriko resmi diluncurkan untuk mendukung pembelajaran anak-anak dalam spektrum autisme. Dikembangkan oleh Jakub Tomczyk dan Patryk Malczyk, Neuriko diciptakan sebagai lingkungan belajar yang aman, tenang, dan dapat diprediksi, serta sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan kognitif siswa neuroatipikal.

Neuriko dirancang untuk mengatasi keterbatasan platform pendidikan digital tradisional yang sering kali mengandalkan rangsangan intensif, seperti permainan yang kompetitif, suara keras, dan animasi dinamis. Menurut para pendirinya, rangsangan semacam itu justru dapat menyebabkan anak-anak dalam spektrum autisme mengalami kelebihan rangsangan sensorik, sehingga menghambat konsentrasi dan pembelajaran. Oleh karena itu, Neuriko mengutamakan struktur yang jelas, komunikasi yang lugas, serta lingkungan yang minim rangsangan berlebih.

Ide pembuatan Neuriko muncul dari pengamatan langsung terhadap sistem pendidikan dan pengalaman pribadi kedua pendirinya. Jakub Tomczyk mengungkapkan bahwa anggota keluarganya termasuk dalam spektrum autisme, yang mendorongnya untuk mencari solusi pendidikan yang lebih sesuai. Mereka menyadari bahwa pasar saat ini kekurangan aplikasi pendidikan yang benar-benar memenuhi kebutuhan individual anak-anak neuroatipikal, alih-alih hanya meniru model yang dirancang untuk anak-anak neurotipikal.

Para pendiri Neuriko memilih untuk memulai dengan mata pelajaran matematika karena dianggap sebagai fondasi pendidikan yang sekaligus menjadi tantangan besar bagi anak-anak dalam spektrum autisme. Matematika sering kali melibatkan pemikiran abstrak dan interpretasi instruksi tekstual yang kompleks, yang dapat menjadi hambatan bagi anak-anak dengan kesulitan dalam pemahaman bahasa. Ke depannya, Neuriko berencana untuk memperluas platform ini dengan menambahkan mata pelajaran lain, termasuk modul yang mendukung kompetensi komunikasi dan sosial.

Neuriko menawarkan model langganan bulanan dengan biaya sebesar 39,99 rupiah untuk memastikan akses yang inklusif. Saat ini, platform ini ditujukan terutama kepada orang tua melalui model bisnis B2C. Namun, sistem yang dibangun juga memungkinkan orang tua untuk berbagi laporan perkembangan anak dengan terapis, psikolog, atau guru pendamping. Seiring dengan pertumbuhan, Neuriko berencana untuk mengembangkan penawaran khusus bagi sekolah dan pusat psikologi-pedagogi melalui model B2B.

Meskipun spektrum autisme memiliki karakteristik umum di berbagai wilayah, Neuriko menyadari bahwa setiap anak memiliki kebutuhan dan kecepatan belajar yang berbeda. Oleh karena itu, platform ini menggunakan algoritme adaptif yang menyesuaikan tingkat kesulitan materi secara real-time berdasarkan respons dan kemajuan masing-masing anak. Para pendiri juga mencatat bahwa di pasar luar negeri seperti Amerika Serikat dan Inggris, konsep pendidikan inklusif sudah lebih mapan, meskipun banyak aplikasi yang lebih berfokus pada pengembangan umum atau terapi daripada peningkatan langsung hasil akademis dengan mempertimbangkan prinsip desain sensorik.

Pengembangan Neuriko didukung oleh mentor strategis Michał Makowski serta melibatkan masukan dari para ahli dan orang tua anak dalam spektrum autisme. Platform ini dirancang dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip keamanan, efektivitas, dan inklusivitas untuk memastikan bahwa setiap anak dapat belajar tanpa hambatan berarti.

Dilaporkan oleh MamStartup.