Pendanaan · 29 Agustus 2026

Juga diterbitkan dalam English, Español, Norsk, Português (Brasil), 中文

Naver D2SF berinvestasi pada startup infrastruktur manufaktur pertahanan 'F4GE'

white and black train in a tunnel
Patrick Robert Doyle / Unsplash

Startup infrastruktur manufaktur pertahanan dan industri dasar Korea Selatan, F4GE, menerima investasi baru dari Naver D2SF.

F4GE membangun jaringan manufaktur terpadu yang menghubungkan pabrik-pabrik industri dasar yang tersebar di dalam negeri dengan perusahaan pertahanan global dan produsen perangkat keras canggih. Naver D2SF menyatakan bahwa investasi ini didorong oleh peluang bisnis yang muncul dari keterbatasan infrastruktur produksi global yang tidak mampu memenuhi lonjakan permintaan pengadaan besar-besaran.

Menurut Naver D2SF, perusahaan pertahanan global saat ini menghadapi kekurangan pasokan karena permintaan pengadaan yang meningkat tajam. Meskipun Korea Selatan memiliki lebih dari 60.000 pabrik industri dasar berkualitas tinggi untuk pengecoran, tempa, pemesinan, dan cetakan, banyak di antaranya gagal memenuhi persyaratan kepatuhan, dokumentasi, dan pelacakan yang ditetapkan oleh perusahaan global. F4GE berupaya menutup kesenjangan ini dengan menyediakan infrastruktur yang memungkinkan pabrik-pabrik lokal memenuhi standar internasional tanpa perlu mengganti sistem besar-besaran.

F4GE mengintegrasikan pabrik-pabrik lokal ke dalam 'jaringan manufaktur terprogram' yang dapat digunakan oleh perusahaan pertahanan dan manufaktur global. Platform ini mengumpulkan data secara real-time dari peralatan, proses, inspeksi, dan alur kerja, lalu mengonversinya ke dalam dokumen standar dan sistem kepatuhan yang dipersyaratkan pembeli global.

Infrastruktur F4GE terdiri dari tiga lapisan utama. Pertama, sistem ini secara otomatis menstandarkan format dan bahasa data peralatan yang berbeda di setiap pabrik. Kedua, pengetahuan dan pengalaman praktis pekerja terampil diubah menjadi basis data baru melalui pembelajaran langsung. Ketiga, F4GE menangani penjadwalan produksi, standarisasi proses, logistik, bea cukai, dan dokumen, sehingga memungkinkan pabrik mempertahankan kualitas produksi sambil memenuhi sertifikasi rantai pasok seperti CoC yang dipersyaratkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Saat ini, F4GE tengah memperluas kemitraan dengan pabrik-pabrik industri dasar di wilayah tenggara Korea, termasuk Sacheon, Changwon, dan Busan. Perusahaan ini juga menjajaki peluang di Amerika Utara dan Eropa untuk terhubung dengan perusahaan-perusahaan di sektor pertahanan, dirgantara, maritim, dan robotika. Tujuannya adalah meningkatkan tingkat penggunaan infrastruktur manufaktur domestik sekaligus memperkuat daya saing perusahaan-perusahaan manufaktur Korea dalam rantai nilai industri global.

F4GE didirikan pada Januari 2026 dan baru-baru ini berhasil menarik investasi institusional pertamanya. Selain Naver D2SF, investor dalam putaran ini meliputi KNet Investment Partners, Saje Partners, D-Camp, dan 500 Global. Dana hasil investasi ini akan digunakan untuk memperluas perekrutan talenta di bidang rekayasa manufaktur dan pengembangan AI, serta memperluas kemitraan manufaktur baru.

Yang Sang-hwan, kepala Naver D2SF, menyatakan bahwa Naver tengah mendorong berbagai inisiatif AI industri terfokus pada pertahanan, termasuk model AI khusus pertahanan, LLM khusus pertahanan dan manufaktur, serta AI fisik. Ia menambahkan bahwa Naver D2SF akan terus mencari startup yang mampu memecahkan masalah struktural di bidang pertahanan dan manufaktur serta menciptakan peluang pasar global.

Dilaporkan oleh The Elec.