Pendanaan · 20 September 2026

Juga diterbitkan dalam Deutsch, Polski, हिन्दी, ไทย

Treble Menghimpun 18 Juta USD untuk Platform Simulasi Suara

gray and black laptop computer on white table
Alexa Williams / Unsplash

Perusahaan rintisan Treble yang berbasis di Islandia telah mengumpulkan pendanaan sebesar 18 juta USD.

TechCrunch melaporkan bahwa dana tersebut diperoleh melalui perpanjangan pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Paladin Capital Group. Putaran ini juga diikuti oleh investor lama yaitu KOMPAS VC, Frumtak Ventures, EIC, dan Omega ehf. Sebelumnya, perusahaan ini menerima investasi sebesar 12 juta USD pada tahun 2024, sehingga total dana yang dihimpun hingga saat ini mencapai lebih dari 40 juta USD.

Treble menyediakan platform simulasi yang ditujukan bagi pembuat model, perusahaan robotika, dan produsen perangkat keras konsumen. Perusahaan ini memiliki platform pembuatan data sintetis yang dapat digunakan untuk peningkatan ucapan, penekanan kebisingan, dan pelatihan model. Selain itu, Treble mengevaluasi model kecerdasan buatan suara dalam berbagai kondisi untuk memberikan umpan balik kepada laboratorium pengembang. Perusahaan ini juga telah bermitra dengan Hugging Face untuk meluncurkan tolok ukur bagi model pengenalan ucapan dalam berbagai kondisi realistis.

Dalam hal desain dan pengujian perangkat keras, Treble bekerja sama dengan perusahaan pengeras suara dan headphone untuk pembuatan prototipe virtual guna memahami kualitas suara produk. Perusahaan ini juga menguji kemampuan pengeras suara pintar dalam memahami perintah berdasarkan posisi perangkat. Baru-baru ini, Treble mulai menyediakan pengujian simulasi untuk perangkat kecerdasan buatan dan kacamata pintar, termasuk pengembangan perangkat yang dapat meningkatkan pendengaran pengguna di lingkungan akustik yang sulit.

Treble berencana untuk meningkatkan fokus pada ruang kecerdasan buatan fisik, yang mencakup perusahaan drone, otomotif, dan robotika, guna memungkinkan fungsi berbasis suara melalui simulasi dan pengujian. Saat ini, Amazon dan Logitech tercatat sebagai pelanggan perusahaan tersebut.