Pendanaan · 25 Agustus 2026
Juga diterbitkan dalam Español, English, العربية, 日本語, 中文, 한국어
Shein akan melantai di Bursa Hong Kong pada 1 September dengan valuasi hingga 23 miliar euro
Shein mengumumkan rencana untuk melantai di Bursa Hong Kong pada 1 September 2026. Perusahaan mode cepat ini menargetkan valuasi hingga 23 miliar euro dalam penawaran saham perdananya.
Menurut laporan, Shein berencana menerbitkan 280 juta saham dengan harga antara 47,60 hingga 49,50 dolar Hong Kong per saham, setara sekitar 5,30 euro. Dana yang berhasil dihimpun diperkirakan mencapai 1,5 miliar euro, dengan valuasi pasar mencapai 23 miliar euro. Harga final saham akan diumumkan pada 31 Agustus mendatang, sementara perdagangan perdana dijadwalkan dimulai pada 1 September.
Shein menyatakan bahwa dana hasil penawaran saham ini akan digunakan untuk memperkuat kapasitas teknologi dan memperluas kehadiran internasionalnya. Perusahaan ini saat ini beroperasi di lebih dari 150 negara dengan 273 juta pelanggan, termasuk 23 juta di Prancis. Model bisnisnya yang mengandalkan pembaruan koleksi cepat dengan harga terjangkau dan pemasaran melalui media sosial menargetkan konsumen muda.
Valuasi yang ditargetkan ini jauh lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya. Pada 2022, valuasi Shein pernah mencapai hampir 100 miliar euro dalam pertemuan dengan investor. Laporan menyebutkan bahwa valuasi tersebut kini turun lebih dari empat kali lipat dalam empat tahun terakhir.
Shein mencatatkan pendapatan sekitar 36 miliar euro pada 2025, dengan lebih dari 1 miliar pesanan dikirimkan secara global. Namun, perusahaan ini mengalami kerugian bersih sebesar 85,5 juta euro pada kuartal pertama 2026. Kondisi ini terjadi di tengah persaingan ketat dengan pemain lain seperti Temu serta regulasi yang semakin ketat, termasuk penerapan pajak atas paket kecil di Uni Eropa.
Rencana pelantai Shein di Hong Kong ini merupakan upaya ketiga setelah gagal melantai di New York dan London akibat kendala regulasi. Pada Juli 2026, regulator pasar China memberikan persetujuan untuk pencatatan di Bursa Hong Kong. Meskipun menghadapi kritik atas dampak lingkungan akibat model bisnisnya, Shein tetap menarik minat konsumen dengan harga yang sangat kompetitif dan ragam produk yang luas.
Dilaporkan oleh Journal du Net.