Pendanaan · 29 September 2026

Saya Membuat Avatar Digital Interaktif Diri Sendiri

a large room with tables and chairs
Lotus Design N Print / Unsplash

Saya membuat avatar digital interaktif diri sendiri dan mengundang siapa pun untuk berbicara dengannya. Avatar tersebut dibangun oleh Synthesia, startup yang menghasilkan video AI berbasis avatar. Synthesia mengundang saya ke ruang kantor baru mereka di New York pada September lalu. Mereka mengajukan pertanyaan apakah saya ingin memiliki avatar saya sendiri. Saya langsung setuju. Saya meminta mereka membuat avatar saya yang dapat berbicara dan mendengarkan saya. Saya meminta mereka membuat dua versi avatar saya, satu dengan kacamata dan satu tanpa kacamata.

Saya meminta tim mereka untuk melatih avatar saya menggunakan artikel yang saya tulis tentang mengapa startup berbasis venture lebih cenderung melakukan penipuan. Avatar saya hanya akan menjawab pertanyaan yang terkait dengan artikel tersebut. Saya meminta mereka membuat avatar saya yang dapat berinteraksi, artinya ia hanya akan menjawab pertanyaan yang saya beri instruksi.

Saya menunjukkan avatar saya kepada teman non-teknis. Mereka menemukan avatar tersebut menarik namun juga menakutkan. Saya kemudian menunjukkan avatar interaktif saya yang hanya akan menjawab pertanyaan yang saya latihnya. Saya bertanya di mana saya berada sebelum masuk ke TechCrunch dan bagian mana dari New York yang saya hunui. Avatar tersebut selalu mengarahkan saya kembali ke artikel tentang penipuan venture.

Saya juga menunjukkan avatar saya kepada orang tua saya. Mereka menemukan avatar tersebut luar biasa. Mereka mencoba bertanya sesuatu yang hanya mereka ketahui tentang saya, tetapi avatar tersebut hanya mengarahkan mereka kembali ke artikel tersebut.

Saya merasa avatar digital ini akan menjadi bagian dari kehidupan online di masa depan. Saya ingin melihat apakah orang-orang akan menerima berita yang dibacakan oleh avatar. Saya juga bertanya apakah CEO akan memilih berbicara dengan avatar jurnalistik daripada manusia.

Saya merasa koneksi dengan orang melalui jurnalisme adalah hal yang paling saya suka. Namun kepercayaan adalah fondasi jurnalisme, dan saya meragukan apakah kepercayaan dapat dipertahankan oleh avatar.

Saya juga yakin kloning diri akan menjadi daya tarik di luar bidang jurnalisme. Avatar dapat membantu seseorang mengikuti pekerjaan setelah liburan atau cuti.

Synthesia mengajukan pertemuan di New York pada September lalu. Mereka mengajukan pertanyaan apakah saya ingin avatar saya sendiri. Saya langsung setuju.

Saya meminta mereka membuat avatar saya yang dapat berbicara dan mendengarkan saya. Saya meminta mereka membuat dua versi avatar saya, satu dengan kacamata dan satu tanpa kacamata.

Saya meminta mereka melatih avatar saya menggunakan artikel tentang penipuan venture. Avatar tersebut hanya akan menjawab pertanyaan yang terkait dengan artikel tersebut.

Saya ingin melihat apakah orang akan menerima berita yang dibacakan oleh avatar. Saya juga bertanya apakah CEO akan memilih berbicara dengan avatar jurnalistik daripada manusia.

Saya merasa koneksi dengan orang melalui jurnalisme adalah hal yang paling saya suka. Namun kepercayaan adalah fondasi jurnalisme, dan saya meragukan apakah kepercayaan dapat dipertahankan oleh avatar.

Saya juga yakin kloning diri akan menjadi daya tarik di luar bidang jurnalisme. Avatar dapat membantu seseorang mengikuti pekerjaan setelah liburan atau cuti.