Pendanaan · 24 Oktober 2026

Juga diterbitkan dalam 한국어, 中文

Laboratorium Kecerdasan Buatan Flapping Airplanes Mengamankan Pendanaan Satu Miliar Dolar Amerika Serikat

Abstract blue glowing dots forming wave patterns
jonakoh _ / Unsplash

Flapping Airplanes, sebuah laboratorium kecerdasan buatan yang baru berusia satu tahun, telah mengumumkan keberhasilan penggalangan dana putaran Seri A sebesar satu miliar dolar Amerika Serikat. Pengumuman resmi mengenai pencapaian pendanaan ini disampaikan pada hari Rabu oleh perusahaan tersebut. Putaran investasi ini dipimpin bersama oleh Index dan Lux, dengan laporan yang menyebutkan bahwa valuasi perusahaan kini mencapai enam miliar dolar Amerika Serikat. Keberhasilan ini menandai tonggak sejarah signifikan bagi startup yang berfokus pada pengembangan metode pelatihan model besar dengan kebutuhan data yang lebih sedikit.

Putaran pendanaan terbaru ini terjadi hanya sembilan bulan setelah perusahaan diluncurkan dengan putaran dana awal sebesar seratus delapan puluh juta dolar Amerika Serikat. Investor dalam putaran awal tersebut meliputi GV, Sequoia, dan Index. Pada saat itu, valuasi perusahaan tercatat sebesar satu koma lima miliar dolar Amerika Serikat, yang berarti nilai perusahaan telah meningkat empat kali lipat dalam waktu kurang dari satu tahun. Kenaikan valuasi yang drastis ini mencerminkan kepercayaan tinggi dari komunitas investasi terhadap potensi teknologi yang dikembangkan.

Selain pemimpin putaran terbaru, beberapa peserta lain yang terlibat dalam pendanaan ini termasuk pendukung awal seperti Sequoia, GV, dan Kleiner Perkins. Daftar investor perusahaan juga mencakup Valor, Atreides, A*, serta Nvidia. Kehadiran berbagai nama besar dalam ekosistem teknologi ini memperkuat posisi Flapping Airplanes sebagai pemain kunci dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan generasi berikutnya. Dukungan luas dari berbagai firma modal ventura menunjukkan konsensus pasar terhadap visi jangka panjang perusahaan.

Para pendiri perusahaan mendeskripsikan karya mereka sebagai kerangka kerja megakernel paling lengkap di dunia. Teknologi ini mampu melakukan seluruh proses pelatihan, menyajikan inferensi, dan memainkan permainan video, bahkan menjalankan ketiga tugas tersebut secara bersamaan dalam satu kernel tunggal. Sebuah kernel didefinisikan sebagai program yang berjalan pada unit pemrosesan grafis, sedangkan megakernel menggabungkan banyak tugas ke dalam satu program. Kerangka kerja ini diklaim dapat tumpang tindih antara inferensi yang terikat memori dengan pelatihan yang terikat komputasi, sehingga memastikan chip jarang berada dalam keadaan menganggur.

Tujuan utama dari pengembangan teknologi ini adalah menciptakan sistem yang lebih hemat biaya untuk dilatih dan dioperasikan. Para pendiri berpendapat bahwa kecerdasan buatan baru saja menyentuh permukaan potensi yang dimiliki oleh unit pemrosesan grafis. Mereka percaya teknologi mereka dapat menciptakan sistem cerdas tanpa perlu menelan setengah bagian dari internet. Seorang pendiri pernah menyatakan bahwa model yang satu juta kali lebih efisien dalam penggunaan data kemungkinan besar akan satu juta kali lebih mudah untuk diintegrasikan ke dalam ekonomi. Dana segar sebesar satu miliar dolar Amerika Serikat ini kini akan digunakan untuk merekrut talenta baru dan mewujudkan tujuan tersebut menjadi kenyataan, sebagaimana dilaporkan oleh TechCrunch.