Pendanaan · 13 September 2026

Arlequin AI memperoleh pendanaan 28 juta euro untuk membangun alternatif Eropa bagi Palantir

a close-up of a screen
Anne Nygård / Unsplash

Arlequin AI telah berhasil mengumpulkan 28 juta euro dari para investor untuk mengembangkan alternatif Eropa bagi Palantir. Pendanaan ini dilakukan sekitar satu tahun setelah perusahaan tersebut menerima pendanaan awal sebesar 4,4 juta euro. Sumber berita ini, FrenchWeb, melaporkan bahwa langkah ini menandai fase baru dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan perusahaan.

Perusahaan yang berbasis di Paris ini didirikan oleh Hugo Micheron, seorang peneliti ilmu politik, dan Antoine Jardin, mantan insinyur dari CNRS. Tujuan utama Arlequin AI adalah mengembangkan jaringan saraf topologis yang mampu menganalisis hubungan tersembunyi di dalam kumpulan data yang sangat besar. Di balik janji kecerdasan buatan yang lebih dapat ditelusuri dan kurang bergantung pada daya komputasi, perusahaan ini kini harus membuktikan bahwa arsitektur miliknya dapat melampaui platform analitik graf dan kecerdasan pengambilan keputusan yang sudah digunakan oleh pemerintah dan perusahaan besar.

Sebelum beralih ke teknologi, Hugo Micheron memulai penelitiannya dengan melakukan delapan puluh wawancara. Antara tahun 2014 dan 2019, ia bertemu dengan anggota kelompok teroris yang kembali dari Suriah di penjara-penjara Prancis. Ia juga mewawancarai keluarga, tetangga, dan aktivis dari berbagai wilayah, termasuk di Prancis, Belgia, Turki, Lebanon, dan Irak. Penelitian ini menghasilkan disertasi yang dipertahankan pada tahun 2019 di ENS-PSL dan sebuah buku tentang jihadisme Prancis. Setelah bekerja di Princeton antara tahun 2020 dan 2022, Micheron melanjutkan karyanya di Sciences Po, di mana ia memimpin seminar tentang kecerdasan buatan, demokrasi, dan lingkungan informasi. Ia juga pernah menjadi saksi dalam persidangan serangan 13 November.

Pada tahun 2024, Micheron dan Jardin mendirikan Arlequin AI dengan intuisi bahwa kesulitan dalam mengumpulkan data yang tersebar di berbagai dokumen, transaksi, dan sistem operasional dapat diotomatisasi. Perusahaan ini bertujuan untuk mengotomatisasi proses menghubungkan data tanpa menghilangkan kemampuan analis untuk kembali ke elemen-elemen yang mendukung hasil akhir. Pendanaan seri A ini dipimpin oleh Redalpine dan OTB Ventures, dengan partisipasi dari Fonds Innovation Défense milik Bpifrance. Investor yang sudah ada sebelumnya, yaitu Vsquared Ventures dan 10x Founders, juga memperkuat posisi mereka, sementara Xavier Niel turut bergabung dalam operasi ini.

Komposisi investor ini mencerminkan berbagai dimensi proyek. Redalpine berinvestasi di persimpangan antara perangkat lunak dan sains, sedangkan OTB Ventures menargetkan kecerdasan buatan dan arsitektur komputasi baru. Fonds Innovation Défense memasukkan Arlequin ke dalam teknologi dual-use yang menarik bagi sektor keamanan dan militer. Total pendanaan yang diumumkan sejak perusahaan didirikan kini mencapai setidaknya 32,4 juta euro. Perubahan strategi ini berarti beralih dari merakit platform analitik menjadi membangun lapisan model kecerdasan buatan yang dimiliki sendiri, yang memungkinkan perusahaan memiliki kekayaan intelektual yang lebih defensibel.

Saat ini, Arlequin AI memiliki sekitar tiga puluh karyawan, termasuk delapan orang di tim penelitian dan pengembangan. Investasi baru ini akan digunakan untuk memperluas tim, melatih model, dan mendukung peluncuran komersial. Perusahaan telah membuka kantor di London dan Berlin, serta berencana membangun laboratorium di Silicon Valley.